Kamis, 28 Maret 2013

Episode Hijau-Biru : Lebaksiu-Mandonga (Part III)




source : Citizen Kompas
Alhamdulillah bisa menyapa kembali para pembaca, setelah beberapa waktu vacum dalam menulis blog. Pada bulan maret ini sama dengan dua bulan lebih kami (saya dan istri) mengarungi bahtera rumah tangga. Karena beberapa hal kami masih menjalani hubungan jarak jauh, istri masih harus membereskan pekerjaannya, dan saya seperti biasanya sering pergi keluar kota.
Kenapa saya beri judul Lebaksiu – Mandonga, karena jarak yang memisahkan kami. Lebaksiu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dimana istriku saat ini, dan saya sedang berada di Kecamatan Mandonga, Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Didepan saya terbentang Teluk Kendari. Menjalani rutinitas pekerjaan, tentunya rasanya sangat berbeda antara dulu ketika masih single dengan sekarang. Dulu, rasa takjub dan senang bisa mengunjungi banyak tempat di Indonesia, tetapi sekarang, rasa takjub dan senang masih ada, dengan tambahan rasa spesial yang saya rasakan, yaitu rasa rindu ketika kami sedang berjauhan. Padamu disana, mas katakan..mas rindu..
Kembali kepada menjalani kehidupan rumah tangga, yang sedang kami jalani dalam beberapa bulan. Tentunya ada banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan. Dalam berjauhan, saya selalu berharap agar dia yang saya cintai selalu diberkahi dalam setiap aktivitasnya, dan Allah selalu karuniakan berkahnya kepada keluarga kecil kami. Dalam berjauhan saya menyebutnya menabung rindu dan memupuk cinta. Seperti yang pernah saya sampaikan dalam pesan singkat, ketika pertama kali saya harus meninggalkannya setelah menikah. Kangen itu nduk,, layaknya obat dan ujian..karenanya cinta menjadi sehat dan hebat.. Pada waktunya nanti,, kita akan bertemu, dengan cinta yang lebih dari sebelumnya,,lebih.. dan lebih lagi.. 
Begitulah, dalam berjauhan, atau siapa saja yang sedang menjalani hubungan jarak jauh (yang halal) hendaknya dalam setiap momen ketika sedang tidak bertemu, doakanlah kebaikan bagi masing-masing. Jadikanlah tabungan rindu untuk memupuk kembali cinta, ketika cinta sedang diuji dengan jarak yang jauh, pada saat bertemu nanti maka perasaan itu telah teruji menjadi cinta yang sehat dan kuat.
Hari ini hari terakhir di Mandonga, siang Insya Allah akan berangkat ke Jakarta, lanjut ke Cibinong, dan akhir pekan Insya Allah kita akan bertemu, mas akan menjemputmu, belahan hatiku..

Pagi, di sudut Mandonga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar